Berita

Kebakaran Rumah Permanen di Desa Kembang Kerang Berhasil Dipadamkan Tim Damkar Pos Batukliang
Blog Single

Kebakaran Rumah Permanen di Desa Kembang Kerang Berhasil Dipadamkan Tim Damkar Pos Batukliang

Kebakaran Rumah Permanen di Desa Kembang Kerang Berhasil Dipadamkan Tim Damkar Pos Batukliang

Kembang Kerang, 16 Agustus 2026 — Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Batukliang berhasil melakukan pemadaman dan pendinginan terhadap kebakaran sebuah rumah permanen yang terjadi di wilayah Desa Kembang Kerang, Desa Aik Darek, pada Minggu (16/8/2026).

Kejadian tersebut dilaporkan oleh warga melalui Kepala Desa Kembang Kerang, HARDI, sekitar pukul 10.50 WITA. Setelah menerima laporan, Tim Damkar Pos Batukliang langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Tim tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 10.55 WITA dan segera melakukan upaya pemadaman. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas kemudian melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada bara maupun titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung kurang lebih selama 30 menit. Setelah dilakukan pengecekan di sekitar lokasi dan dipastikan kondisi telah aman serta tidak terdapat lagi ancaman kebakaran, Tim Damkar Pos Batukliang mengakhiri penanganan dan kembali ke pos.

Tim tiba kembali di Pos Damkar Batukliang sekitar pukul 12.00 WITA dalam keadaan aman.

Berdasarkan informasi awal yang diperoleh di lokasi, kerugian materiil akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp50 juta. Sementara itu, penyebab kebakaran untuk sementara diduga akibat korsleting atau hubungan arus pendek listrik.

Penyebab pasti kebakaran dan jumlah kerugian masih menunggu pendataan serta pemeriksaan lebih lanjut dari pihak terkait.

Tim Damkar mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik. Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan kejadian kebakaran agar dapat ditangani secepat mungkin dan mencegah api meluas.

Related Posts: